Tips & Trick

Peluang Bisnis Sampingan Pisang Goreng Madu

Bisnis modal kecil

Peluang Bisnis Sampingan Pisang Goreng Madu cukup besar ya. Pisang goreng jadi salah satu camilan favorit, apalagi jika ditemani teh hangat atau kopi. Melihat kesuksesan Pisang Goreng Madu Bu Nanik yang pisang gorengnya laku banget baik melalui ojol atau langsung beli sendiri. Ada baiknya kamu coba mengikuti kesuseksan beliau.

Sebelum buka usaha Pisang Goreng Madu, Ibu Nanik memulai usaha katering sejak 1994. Semakin lama bisnis kateringnya semakin terkenal di DKI Jakarta. Beliau mengirim kateringnya untuk perseorangan, perusahaan, dan hotel besar di Jakarta. Di dalam paket kateringnya, Bu Nanik diharuskan menyertakan buah ataupun makanan sampingan lainnya.

Dalam menyertakan pelengkap paket kateringnya, terdapat banyak pisang yang terbuang karena terlalu matang. Melihat kondisi ini, Bu Nanik berpikir untuk mengolah pisang supaya jadi panganan yang bermanfaat.

Karena Bu Nanik dan keluarganya tidak boleh mengkonsumsi gula berlebih, beliau menggunakan madu sebagai pemanis alami pisang gorengnya. Warna gosong yang dihasilkan karena madu dikesampingkan karena rasa pisang goreng menjadi lebih nikmat karena ada tambahan madu.

Pisang goreng madu Bu Nanik mulai dibagikan ke keluarga dan kerabat. Respon positif yang diterima, menambah kepercayaan Bu Nanik untuk berjualan pisang goreng madu. Walaupun sempat susah berjualan karena pisang goreng madu nya Bu Nanik terlihat gosong.

Dengan kegigihannya, kini Pisang Goreng Bu Nanik menjadi pilihan camilan bagi banyak orang. Apa rahasianya? Simak yuk.

1. Sosialisasi produk

Impresi pertama yang kurang baik tentang penampilan pisang goreng madu yang gelap seperti gosong, bisa kamu “lawan” dengan terus menjelaskan ke calon pembeli bahwa warna gelap disebabkan karena menggunakan madu. Rasa manis pada pisang goreng tidak berasal dari gula, tetapi dari air pisang raja tua.

Tips Pengajuan Kartu Kredit Terbaik

2. Produk bervariasi

Jangan hanya menjual satu macam saja. Kamu bisa terus berinovasi dengan menambahkan beberapa varian produk seperti gorengan ubi madu, nanas, nangka, sukun, dan cempedak. Semakin ramai varian produknya, semakin menarik pembeli juga.

3. Kemasan menarik

Kemasan yang simpel, penuh warna, dan tidak terkesan kaku akan lebih menarik perhatian pembeli. Gunakan logo dan warna yang konsisten supaya mempunyai branding yang kuat, sehingga pembeli lebih mudah mengenali produk.

Tips tambahan

Jangan lupa untuk rajin memasarkan produk bisa lewat direct selling dengan cara WA orang satu-satu. Kemudian bisa lewat instagram dan facebook juga. Selain tips di atas, kamu bisa mendapatkan Pinjaman Online untuk tambahan modal melalui CekAja.com

Dapatkan informasi tentang Bisnis Sampingan lainnya di CekAja.com https://www.cekaja.com/info/5-bisnis-sampingan-bermodal-kecil-yang-layak-dirintis/.

Comment here